Opini Gue



Aktualisasi Akhlaq Remaja Dalam Menghadapi Tantangan Zaman
(Strategi Untuk Mengaktualisasikan Akhlaq Remaja)
Oleh: Fitri Ari Novi Jayanti
Sebelum kita benar-benar membahas tentang aktualisasi akhlaq remaja dalam menghadapi tantangan zaman, tentu langkah awal yang harus kita ambil adalah mengetahui apa itu aktualisasi dan bagaimana ragamnya. Dalam KBBI, aktualisasi diartikan sebagai pengaktualan; pelaksanaan hingga benar-benar ada (terwujud); perwujudnyataan; pengejawantahan. Maka, saya menyimpulkan bahwa maksud dari judul di atas adalah kurang lebih seperti ini, perwujudan akhlaq remaja dalam menghadapi tantangan zaman. Lantas, perwujudan akhlaq yang seperti apa dan bagaimana cara kita untuk mewujudkannya?
Sebenarnya, Indonesia merupakan sebuah negara yang memilki berjuta norma luar biasa yang apabila kita realisasikan dalam kehidupan sehari-hari, maka semua akan berjalan dengan baik. Indonesia memilki nilai etika yang tinggi. Kita mempunyai pancasila untuk dipegang teguh dalam hati dan kehidupan. Kita mempunyai UUD untuk mengatur segala permasalahan. Tak terlebih lagi bagi penganut agama Islam. Dalam agama Islam telah diatur sedemikian rupa mengenai perilaku yang harus diterapkan oleh umat manusia. Namun sayang, pengaruh globalisasi benar-benar dahsyat sehingga generasi bangsa kita mulai meninggalkan nilai-nilai yang ditanamkan sejak mereka kecil. Mereka mulai meninggalkan nilai-nilai pancasila. Terlebih lagi generasi umat Islam yang mulai menganggap bahwa aturan-aturan yang ditetapkan dalam agama sudah kolot dan jadul. Sehingga mereka mulai mencari-cari pijakan lain yang justru malah menjerumuskan mereka pada kesalahan yang fatal.
Dunia telah memaksa kita untuk mengikuti arus globalisasi. Saya mengakui itu, dan kita benar-benar tidak dapat menghindarinya. Karena apabila kita menghindar dan memilih untuk tidak mau tahu dengan segala sesuatu yang terjadi di era globalisasi ini, kita akan dijajah dan tidak memiliki kekuatan untuk menyampaikan suatu kebenaran. Solusi paling tepat untuk menyikapi arus globalisasi ini adalah, kita harus terus mengamati perkembangan yang telah dikembangkan oleh arus globalisasi sehingga kita dapat menguasai dan memanfaatkannya. Mengapa kita harus mengamati dan memanfaatkan sesuatu yang dihasilkan oleh arus globalisasi? Perlu dicatat, tidak semua dari generasi kita menganggap bahwa era globalisasi ini sangat berbahaya. Banyak dari mereka malah terhanyut dan asyik menikamati segala teknologi yang berekembang. Padahal, ada banyak sekali dampak-dampak negatif yang dihasilkan oleh teknologi tersebut. Contohnya, pornografi dan banyak pula penyebaran-penyebaran paham baru melalui beberapa media teknologi. Jadi, sudah menjadi kewajiban kita sebagai orang yang sadar akan bahaya teknologi atau lebih luasnya lagi bahayanya arus globalisasi, untuk memperhatikan  atau bahkan ikut menghasilkan suatu temuan yang lebih bermanfaat.  
Berikut beberapa strategi yang menurut saya akan sangat baik apabila di aktualisasikan:
1.      Mengamati
Lagi-lagi saya tekankan, sebagai generasi yang sadar akan bahaya teknologi pada era globalisasi ini, kita harus mengamati setiap perkembangan yang ada dan bagaimana dampaknya.
2.      Berpartisipasi
Berpartisipasi belum tentu adalah suatu hal yang membuat kita akan terseret ke dalam arusnya. Berpartisipasi disini maksudnya adalah kita ikut serta terhadap sesuatu yang sedang berkembang, sehingga kita akan tahu dan benar-benar merasakan bagaimana keadaannya dan kita dapat menentukan langkah yang tepat.
3.      Memanfaatkan
Tak ada salahnya jika kita mencoba untuk memanfaatkan apa yang sudah diciptakan dan membuatnya jauh lebih berguna. Contoh, kita bisa menjadikan teknologi sebagai media untuk berdakwah dan mengajak kembali remaja-remaja kita untuk kembali ke jalan yang benar.
4.      Mendidik
Berdakwah dan mengajar itu tidak selamanya tentang mentransfer informasi atau ilmu pengetahuan di dalam suatu ruangan. Di era globalisasi ini, kita harus pintar-pintar mengolah kecanggihan. Jangan sampai kita diolah dan diperdaya oleh kecanggihan. Maka, kita harus cekatan untuk memanfaatkan media untuk mengajarkan dan berdakwah agar apa yang akan kita sampaikan sampai pada sasaran yang tepat. Mendidik para generasi saya rasa lebih efektif dengan menggunakan media untuk era ini. Karena apabila kita lebih teliti lagi mengamati, remaja kini lebih tertarik dengan sesuatu yang viral di sosial media (teknologi) daripada sesuatu yang viral di dunia nyata.
Tentu untuk melakukan semua ini bukanlah suatu hal yang mudah, kita harus bekerja keras. Tak hanya bekerja keras menyiapkan strategi di dunia maya, namun juga di dunia nyata. Kita harus bekerja sama dengan lembaga-lembaga pendidikan yang akan siap menampung remaja-remaja yang mulai tertarik dan ingin memperdalam suatu ilmu, terlebih lagi ilmu agama. Tidak cukup hanya disitu, gerakan untuk menyadarkan generasi kita ini harus dilalkukan secara serempak. Seluruh lapisan masyarakat bahkan pemerintah juga harus ikut bergerak. Kita harus merangkul generasi kita agar tetap memegang teguh pancasila dan ajaran-ajaran agama, terutama agama Islam. Kita harus tunjukkan kepada generasi kita bahwa di era globalisasi ini akan sangat diperlukan generasi yang berakhlaq atau berprilaku mulia sesuai yang diajarkan pancasila dan ajaran-ajaran agama untuk menciptakan sebuah peradaban luar biasa. Seorang yang berintelktualitas tinggi dan memahami betul perkembangan zaman serta memiliki akhlaq yang mulia. Dengan begitu, akan terciptalah sebuah peradaban baru yang lebih terjamin dan aman untuk seluruh umat manusia.
IDIA Prenduan, 03 April 2018

Komentar